SIPLah GRAMEDIA Logo

Buku Dua Benua Satu Cinta

CV DETAK PUSTAKA

Harga Rp. 40.000 (Bebas Pajak) DPP Nilai Lain Rp. 0 DPP PPh Rp. 40.000 PPN 12% Rp. 0

Negosiasi harga dapat dilakukan di Keranjang Belanja.

Stok tersedia 500
Jumlah yang ingin dibeli (Min. Pesan : 10)

Informasi Produk
SKU : DEPUS-00891
Tag PPN : Buku pelajaran umum, kitab suci, dan buku pelajaran agama dengan harga yang relatif terjangkau masyarakat umum, kitab suci, dan buku pelajaran agama dengan harga yang relatif terjangkau masyarakat
Status Produk : Baru
Kategori : Buku Pendidikan
Merk : CV DETAK PUSTAKA
Buatan Indonesia : Ya
UMKM : Ya
Panjang : 14 cm
Lebar : 1 cm
Tinggi : 20 cm
Berat : 100 gram
Deskripsi Produk

Bagi Gendis, cinta adalah kenyamanan rumah di sudut gang cua Kotagede, kehangatan aroma gadeg, dan kesederhanaan hidup di tanah Jawa. Namun, takdir menuntun langkahnya sejauh enam ribu kilometer ke utara, membawanya bersujud di bawah langit Istanbul sebagai istri dari Emir, seorang pria Turki dengan prinsip hidup sekeras batu Anatolia.

Sembilan puluh hari pertama pernikahan mereka di kawasan Moda tidak berjalan seperti dongeng romantis. Di dapur apartemen yang sempit, perang dingin tanpa suara terjadi setiap pagi. Stoples bumbu rendang instan kiriman Yogyakarta harus bersanding kaku dengan merah menyalanya pul biber milik Emir. Lidah dan kebiasaan mereka berbenturan, Emir mendamba kemeguhan ritual sarapan sopme kakusalt, sementara Gendis berjuang melawan serangan homesick akut demi sepiring nasi goreng kampung

Tantangan terbesar muncul saat Anne Fatimah, ibu mertua Emir yang perfeksionis konvensional, datang berkunjung. Di Turki, kehormatan seorang menantu dinilai dari seberapa berkilaunva sela jendela dan seberapa tipis gulungan daun anggar (yaprak sarması) yang disajikannya. Di ambang rasa frustrasi, lelah menembus badai salju pertama, dan kendala bahasa yang rumit, Gendis harus memilih, menyerah pada asingnya bumi Ottoman, atau mengalah demi memenangkan hati keluarga borunya

Lewat diplomasi sepiring bakwan savur dan selembar kain batik Sidomukti, kisah ini merenda sebuah arti kompromi. Bahwa menyatukan dua kepala dari peradaban yang berbeda tidak pernah melulu soal geografi. Di atas dua sajadah yang tergelar berdampingan menghadap kihlar yang sama, Gendis dan Emir belajar bahwa cinta tidak pernah membutuhkan paspor-ia hanya buruh kelapangan hari untuk melebur di bawah satu atap yang hangat.


Ulasan Produk
0.0 / 5
0 Ulasan
0
0
0
0
0
Penyedia
Penyedia
CV DETAK PUSTAKA
Alamat
Jl Raya Sugio-Lamongan, Kedungbanjar, Sugio, Lamongan, Jawa Timur (62256) , Sugio , KAB. LAMONGAN , JAWA TIMUR
Rating