Harga Rp. 64.000 (Bebas Pajak) DPP Nilai Lain Rp. 0 DPP PPh Rp. 64.000 PPN 12% Rp. 0
Negosiasi harga dapat dilakukan di Keranjang Belanja.| SKU | : | DEPUS-00874 |
| Tag PPN | : | Buku pelajaran umum, kitab suci, dan buku pelajaran agama dengan harga yang relatif terjangkau masyarakat umum, kitab suci, dan buku pelajaran agama dengan harga yang relatif terjangkau masyarakat |
| Status Produk | : | Baru |
| Kategori | : | Buku Pendidikan |
| Merk | : | CV DETAK PUSTAKA |
| Buatan Indonesia | : | Ya |
| UMKM | : | Ya |
| Panjang | : | 15 cm |
| Lebar | : | 2 cm |
| Tinggi | : | 21 cm |
| Berat | : | 150 gram |
Indonesia kini berada di persimpangan jalan ekonomi yang krusial. Di tengah ambisi menjadi kekuatan ekonomi global, sebuah bayangan mulai nyata: sektor manufaktur yang seharusnya menjadi tulang punggung pertumbuhan justru layu sebelum berkembang secara optimal. Kontribusi industri terhadap PDB yang terus merosot dari 22,04% pada tahun 2010 ke angka 18,67% pada tahun 2024 bukan sekadar angka statistik, melainkan sebuah alarm bagi stabilitas nasional.
Buku ini membedah anatomi deindustrialisasi prematur melalui lensa yang tajam dan mendalam. Dengan mengambil studi kasus pada salah satu pelaku utama industri otomotif nasional, penulis mengajak pembaca menelusuri bagaimana sektor manufaktur strategis berjuang di tengah pusaran transformasi digital, fluktuasi permintaan pasar, dan ketidakpastian ekonomi global. Tantangan ini semakin kompleks dengan hadirnya Revolusi Industri 4.0, di mana otomatisasi dan kecerdasan buatan mulai mengambil alih peran manusia, sementara kesenjangan keterampilan sumber daya manusia masih menjadi jurang yang lebar.
Buku ini menyoroti sisi kemanusiaan melalui isu keamanan kerja (job security). Bagaimana nasib puluhan ribu pekerja di tengah gelombang efisiensi dan pemutusan hubungan kerja massal? Sejauh mana kebijakan pemerintah mampu membentengi industri domestik dari gempuran produk impor yang kian mendominasi?
Buku ini juga menawarkan sintesis strategis untuk melakukan mitigasi risiko dan penguatan daya saing nasional. Inilah referensi penting bagi akademisi, pembuat kebijakan, dan penggerak industri yang ingin memahami bagaimana menjaga keseimbangan antara produktivitas teknologi dan perlindungan tenaga kerja demi masa depan Indonesia yang lebih kokoh.