Harga Rp. 198.500 - Rp. 201.000 (Harga Termasuk Pajak) DPP Nilai Lain Rp. 163.926 - Rp. 165.990 DPP PPh Rp. 178.828 - Rp. 181.081 PPN 12% Rp. 19.672 - Rp. 19.919
Negosiasi harga dapat dilakukan di Keranjang Belanja.| SKU | : | Pena-00170 |
| Tag PPN | : | Dikenakan PPN |
| DPP Nilai Lain | : | Rp. 163.926 - Rp. 165.990 |
| PPN | : | Rp. 19.672 - Rp. 19.919 |
| Status Produk | : | BARU |
| Kategori | : | Pengetahuan Dan Keterampilan |
| Merk | : | Gema Insani |
| Buatan Indonesia | : | Ya |
| UMKM | : | Ya |
| Panjang | : | 23 cm |
| Lebar | : | 22,5 cm |
| Tinggi | : | 1 cm |
| Berat | : | 100 gram |
Buku Anak - 1 Set Seri Kata Ajaib
----------------
Nama Penulis : Saptorini
Ukuran : 23 cm x 22.5 cm
Halaman : 72 hlm
Bahan Sampul : Soft Cover
----------------
Kita ingin sekali si kecil menjadi anak yang santun dan diterima oleh orang-orang di sekitarnya.
Tiga kata ajaib MAAF, TOLONG & TERIMA KASIH adalah salah satu kebiasaan dasar yang penting untuk ditanamkan.
Seri Kata Ajaib karya Saptorini mengajak si kecil memahami pentingnya membiasakan mengucapkan tiga kata ajaib tersebut melalui kisah seru Gema dan Gina.
Anak-anak memang lebih mudah menerima melalui cerita daripada nasehat bertubi-tubi ya, Ayah Bunda.
1 Set Seri Kata Ajaib terdiri dari 3 jilid :
1. Tolong
Suatua ketika, khalifah umar bin khaththab r.a memberikan suatu karung berisi mata uang perak kepada saudah binti Zam'ah r.a ....
Setelah mengetahui isi karung itu adalah mata uang perak, saat itu juga beliau membagi-bagikan uang tersebut kepada orang-orang yang memerlukannya.
2. Maaf
Suatu hari Misthah Bin Utsatsah melakukan kesalahan dan membuat Abu Bakar marah. Misthah adalah sepupu Abu Bakar. karena marahnya, abu bakar berjanji tidak akan mau membantu Misthah lagi dan memutuskan persaudaraannya.
3. Terimakasih
Suatu ketika, Rasulullah masuk ke kamar kecil ( untuk membuang hajat ). Abdullah bin Abbas meyediakan air bersih untuk Rasul pakai wudhu.
Ketika selesai, Rasulullah bertanya '' Siapakah yang telah meletakkan ( air wudhu ) ini? '' kemudian Rasulullah diberi tahu bahwa Abdullah bin Abbas yang telah melakukannya.